Empat pemain FC Barcelona merayakan gol, berdiri berdekatan sambil tersenyum di lapanganMomen kebahagiaan setelah mencetak gol penting

Pertandingan Crystal Palace vs Man United pada pekan ke-13 Premier League 2025/2026 menjadi salah satu laga yang paling dinanti. Laga ini akan digelar di Selhurst Park pada Minggu, 30 November 2025, pukul 19.00 WIB, menghadirkan dua tim dengan kondisi berbeda. Palace mengusung kepercayaan diri tinggi, sedangkan Manchester United menanggung beban usai kekalahan menyakitkan.

Duel ini bukan sekadar adu taktik, tetapi juga ujian mental. Crystal Palace tengah menikmati periode emas di kandang, sementara tim tamu mencoba bangkit setelah rekor tak terkalahkan mereka terhenti. Kondisi kontras inilah yang membuat pertandingan di London Selatan ini semakin menarik untuk disimak.

Tak hanya itu, statistik dan performa mutakhir menunjukkan adanya ketimpangan antara stabilitas Palace dan inkonsistensi Setan Merah. Data-data ini memberikan gambaran bahwa laga nanti berpotensi kembali menghadirkan kejutan dalam perburuan papan atas Premier

Crystal Palace vs Man United: Selhurst Park, Benteng Kokoh yang Sulit Ditembus

Dua pemain sepak bola, satu berseragam merah-biru dan satu lagi berseragam putih, berdiri berdekatan di lapangan.
Aksi para pemain dalam pertandingan yang ketat.

Crystal Palace memasuki laga dengan catatan mengagumkan, yakni tidak terkalahkan dalam 12 laga kandang terakhir di Premier League (menang 6, seri 6). Ini menjadi laju terbaik mereka sejak 1990 ketika mencatat 17 laga tanpa kekalahan di Selhurst Park.

Dari sisi pertahanan, Palace merupakan salah satu tim paling solid musim ini. Mereka baru kebobolan 9 gol, menjadi yang paling sedikit kedua setelah Arsenal. Ini bahkan menjadi rekor terbaik mereka setelah 12 pertandingan liga sejak musim 1981/1982.

Keberhasilan menjaga area pertahanan terlihat dari data expected goals against (xGA). Dari 128 tembakan yang mengarah ke gawang mereka—36 di antaranya tepat sasaran—Palace hanya mencatat xGA sebesar 14,5 dan sukses membukukan enam clean sheet.

Konsistensi tersebut menjadikan skuad Oliver Glasner tampil percaya diri, apalagi mereka memenangi tiga dari empat pertemuan liga terakhir melawan MU (seri 1). Setelah 13 laga kandang tanpa kemenangan atas MU antara 1991 hingga 2021, mereka kini mencatat dua kemenangan dari empat laga terakhir di Selhurst Park.

Crystal Palace vs Man United: Setan Merah Mencari Jawaban Usai Kekalahan Pahit

Manchester United datang ke London dengan kondisi mental yang rapuh. Kekalahan 0-1 dari Everton—yang bermain dengan 10 orang—menyudahi rentetan lima laga tanpa kekalahan serta empat kemenangan beruntun di Old Trafford.

MU sebenarnya agresif saat menghadapi Everton. Mereka melepaskan 25 tembakan dengan enam mengarah ke target, tetapi tidak ada yang mampu menembus Jordan Pickford. Lebih menyakitkan lagi, Everton mencetak gol dari satu-satunya tembakan tepat sasaran mereka.

Kelemahan MU juga terlihat dari konversi peluang. Mereka menjadi tim dengan expected goals (xG) tertinggi musim ini, total 37,1 (xG untuk 20,1 dan xGA 17). Akan tetapi, dari 20,1 xG, mereka hanya mencetak 19 gol—dua di antaranya berasal dari gol bunuh diri lawan. Tingkat konversi mereka hanya 10,4%, terburuk ketujuh di liga.

Di laga tandang, MU juga jauh dari meyakinkan. Mereka hanya menang satu dari 11 laga tandang terakhir (seri 4, kalah 6). Parahnya lagi, dari 26 laga tandang terakhir ke London, mereka hanya menang tiga kali—semuanya melawan Fulham. Selama periode itu, MU kalah 16 kali di ibu kota Inggris, terbanyak dibanding tim lain.

Crystal Palace vs Man United: Siapa Lebih Punya Peluang?

Kekuatan kandang Palace dan performa tandang MU memberi gambaran jelas soal peluang. Opta menempatkan Palace sebagai favorit dengan probabilitas kemenangan 54,1%. MU hanya diberi peluang 22,3%, sedangkan hasil imbang 23,6%.

Meski begitu, MU masih punya secuil harapan. Dalam dua laga tandang terakhir, mereka sempat unggul lebih dulu sebelum akhirnya bermain imbang 2-2 melawan Tottenham dan Nottingham Forest. Ruben Amorim akan berharap semangat juang itu kembali muncul.

Namun, rekor gol MU melawan Palace sangat buruk. Mereka gagal mencetak gol dalam empat pertemuan liga terakhir melawan klub London Selatan itu. Hanya dua kali dalam sejarah mereka gagal mencetak gol dalam lima laga beruntun melawan satu klub.

Dengan semua catatan tersebut, pertanyaan besar pun mengemuka: mampukah Setan Merah meruntuhkan benteng Selhurst Park?

League.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *