Pelatih tim nasional Italia, Gennaro Gattuso, menyampaikan kekhawatiran serius menjelang duel krusial melawan Irlandia Utara pada semifinal play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026. Meski tidak secara langsung pesimis bahwa Italia akan gagal lolos, Gattuso menegaskan bahwa kondisi timnya masih jauh dari kata ideal.

Kerapuhan Mental Jadi Pekerjaan Rumah Terbesar

Dalam beberapa kesempatan, Gattuso menilai bahwa penyebab utama inkonsistensi Italia bukanlah soal taktik, melainkan kerapuhan mental dan kesalahan-kesalahan dasar yang terus berulang. Ia menyebut bahwa dalam banyak momen, Italia bisa tampil sangat kompetitif, tetapi kehilangan fokus dalam situasi tertentu.

Gattuso menegaskan bahwa memperbaiki sisi mental dan kestabilan permainan akan menjadi prioritas utama jelang laga melawan Irlandia Utara.

Irlandia Utara Dianggap Lawan Berbahaya

Pelatih asal Italia itu mengingatkan bahwa Irlandia Utara bukanlah tim yang bisa dianggap enteng. Ia memuji karakter tim tersebut, yang dikenal fisikal, disiplin, dan pantang menyerah.

Gattuso menegaskan bahwa semifinal play-off nanti tidak akan berjalan mudah, terutama mengingat tekanan besar yang kini mengarah ke skuad Azzurri.

Kritik Sistem Kualifikasi Eropa

Gattuso juga mempertanyakan sistem kualifikasi zona Eropa, yang menurutnya terlalu keras untuk negara-negara besar. Ia menyoroti bahwa meskipun Italia meraih banyak kemenangan di fase grup, mereka tetap harus menjalani babak play-off yang sangat berisiko.

Hal ini memperkuat tekanan yang kini dihadapi timnya, terutama mengingat Italia pernah gagal tampil di dua edisi Piala Dunia sebelumnya.

Situasi Pemain dan Masalah Internal

Gattuso sempat menyinggung adanya masalah terkait Federico Chiesa, yang menurutnya berasal dari pihak sang pemain sendiri. Ia mengaku sudah berkomunikasi langsung dan memberi kesempatan, namun Chiesa dikabarkan memiliki keraguan terhadap peran dan kondisinya di tim nasional.

Di sisi lain, Gattuso menegaskan bahwa setiap pemain harus datang dengan komitmen penuh, mengingat fase ini menjadi penentu masa depan sepak bola nasional Italia.

Tekanan Besar: Siap Mundur Jika Gagal

Pelatih berusia 47 tahun itu bahkan menyatakan bahwa dirinya siap mundur apabila gagal membawa Italia lolos ke Piala Dunia 2026. Ucapan ini menunjukkan betapa pentingnya laga play-off ini bagi kariernya maupun masa depan Azzurri.

Perjalanan Menuju Play-off

Italia memastikan tempat di play-off setelah finis sebagai runner-up grup. Mereka akan menghadapi Irlandia Utara di semifinal, dan jika menang, berpotensi bertemu pemenang laga Wales vs Bosnia & Herzegovina di final play-off yang menentukan satu tiket ke Amerika Serikat.

Sebelumnya, Italia mendapat kritik keras setelah kalah dari Norwegia, sebuah hasil yang disebut Gattuso sebagai “memalukan”. Kekalahan itu membuat publik Italia meragukan kesiapan tim memasuki fase penentuan.

Kesimpulan

Meski tidak secara terang-terangan menyatakan pesimis, Gattuso mengakui banyak kelemahan yang harus segera diperbaiki. Ia realistis menghadapi situasi sulit ini, namun tetap menegaskan bahwa timnya akan bekerja keras untuk mengamankan tiket Piala Dunia 2026.

Dengan tekanan publik yang menggunung dan risiko kegagalan yang sangat besar, laga melawan Irlandia Utara akan menjadi salah satu pertandingan paling menentukan dalam sejarah sepak bola Italia modern.

Penulis : Sandra

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *