Tekanan bukan hanya datang dari hasil pertandingan, tetapi dari bayangan Aleksandar Trajkovski (Makedonia Utara 2022) dan Jakob Johansson (Swedia 2018) yang menjadi mimpi buruk bagi seluruh bangsa.
⚔️ Jalur Neraka: Tiga Langkah Menuju Amerika Utara
Undian babak play-off menempatkan Italia di Jalur A, yang berarti mereka hanya perlu memenangkan dua pertandingan sistem gugur (satu leg) untuk lolos ke Piala Dunia 2026.
Semifinal (18 Maret 2026): Italia vs Irlandia Utara
Italia harus terlebih dahulu melewati Irlandia Utara, tim yang terkenal dengan pertahanan ketat dan atmosfer kandang yang agresif di Belfast. Meskipun di atas kertas Italia unggul, dalam format satu leg, kejutan sangat mungkin terjadi.
Final (23 Maret 2026): Menghadapi Calon Juara
Jika menang di Semifinal, Italia akan menghadapi pemenang dari laga Wales vs Bosnia-Herzegovina.
-
Wales: Dipimpin oleh sosok berpengalaman seperti Gareth Bale (jika masih bermain) atau pemain muda seperti Brennan Johnson, Wales adalah tim yang mampu tampil inspiratif di bawah tekanan. Mereka pernah menyingkirkan Ukraina di play-off 2022.
-
Bosnia-Herzegovina: Tim Balkan ini dikenal memiliki bakat teknis yang tinggi, tetapi kurang konsisten. Mereka bisa menjadi lawan yang merepotkan jika Gli Azzurri meremehkan.
👔 Tekanan di Pundak Luciano Spalletti
Semua mata kini tertuju pada pelatih kepala Italia, Luciano Spalletti. Ia mengambil alih tim dengan tugas berat untuk meremajakan skuad dan mengembalikan mentalitas pemenang.
Masalah Taktis: Mencari Konsistensi
Spalletti dihadapkan pada masalah konsistensi di lini serang dan pertahanan. Sejak Euro 2020, Italia kesulitan menemukan striker murni yang tajam. Para pemain seperti Gianluca Scamacca dan Giacomo Raspadori belum sepenuhnya meyakinkan. Di tengah, ia harus memastikan kreator lapangan tengah, seperti Barella dan Tonali, dapat berfungsi maksimal di bawah tekanan.
📉 Konsekuensi Sejarah: Jika Italia Gagal
Jika Italia gagal, konsekuensinya akan sangat parah, melampaui sekadar hasil olahraga:
-
Kemunduran Sepak Bola Nasional: Akan ada pertanyaan besar tentang sistem pembinaan pemain muda dan kebijakan federasi (FIGC).
-
Dampak Ekonomi: Kehilangan pendapatan dari sponsor, hak siar, dan pariwisata yang terkait dengan partisipasi di Piala Dunia.
-
Krisis Identitas: Sebagai empat kali juara dunia, kegagalan tiga kali berturut-turut akan merusak citra Gli Azzurri sebagai salah satu kekuatan utama di peta sepak bola global.
Saatnya Mematahkan Kutukan
Pada akhirnya, nasib Italia berada di tangan mereka sendiri. Babak play-off adalah ujian karakter, bukan hanya teknis. Dunia akan menyaksikan apakah generasi pemain ini mampu memanggul beban sejarah, mematahkan kutukan play-off yang menghantui, dan mengamankan tempat yang seharusnya bagi Gli Azzurri di Amerika Utara 2026.