Tim nasional sepak bola Ukraina dilaporkan telah mengambil keputusan signifikan untuk mencari lokasi netral baru guna memainkan pertandingan play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 mendatang. Akibatnya, keputusan ini secara efektif menolak Polandia, negara yang selama ini bertindak sebagai “kandang” sementara mereka sejak invasi Rusia dimulai.

Pelatih kepala Ukraina, Serhiy Rebrov, adalah sosok di balik pernyataan ini, dan yang lebih penting lagi, ia mengindikasikan keinginan kuat tim untuk menemukan stabilitas di satu lokasi yang sama untuk seluruh rangkaian play-off yang krusial.

Detail Kunci Undian Play-Off

Dalam undian play-off yang digelar pada 20 November 2025, Ukraina ditempatkan di Jalur B. Berdasarkan undian tersebut, mereka dijadwalkan untuk memainkan pertandingan semifinal pertama mereka sebagai tuan rumah nominal:

  • Semifinal: Ukraina (Tuan Rumah Nominal) vs. Swedia

    • Tanggal: 26 Maret 2026

  • Final (Jika Lolos): Pemenang Semifinal vs. Pemenang Polandia/Albania

Fakta Krusial: Selain itu, pemenang pertandingan semifinal Ukraina vs Swedia juga akan bertindak sebagai tuan rumah di babak final. Oleh karena itu, jika Ukraina mengalahkan Swedia, mereka harus memainkan dua pertandingan beruntun di lokasi yang sama dalam rentang waktu yang singkat.

Alasan Penolakan Polandia

Sejak Februari 2022, Polandia telah menjadi lokasi “kandang” yang paling sering digunakan oleh Ukraina, khususnya di kota Wroclaw. Namun demikian, Serhiy Rebrov dilaporkan menyampaikan bahwa timnya ingin meminimalkan perjalanan dan memiliki basis yang lebih stabil selama periode play-off.

“Kami tidak ingin terus-menerus bepergian dari satu tempat ke tempat lain,” kata Rebrov, dan menekankan bahwa dua pertandingan play-off (semifinal dan final) harus dimainkan di lokasi yang sama untuk alasan logistik dan persiapan tim.

Meskipun Polandia menawarkan dukungan moral yang besar berkat populasi pengungsi Ukraina yang masif, kebutuhan akan konsistensi logistik kini telah menjadi prioritas utama tim.

Opsi Lokasi Alternatif

Sehubungan dengan penolakan Polandia, Asosiasi Sepak Bola Ukraina (UAF) kini sedang aktif mempertimbangkan beberapa opsi di luar negeri. Laporan menyebutkan bahwa dua negara yang paling serius dipertimbangkan sebagai venue baru adalah:

  1. Austria

  2. Republik Ceko

Singkatnya, kedua negara ini dinilai menawarkan fasilitas yang memadai dan kedekatan geografis yang masih dapat diakses oleh sebagian suporter. Akhirnya, keputusan akhir mengenai lokasi pasti pertandingan “kandang” Ukraina diharapkan akan diumumkan dalam waktu dekat.

Dengan prospek Kualifikasi Piala Dunia 2026 di depan mata, keputusan UAF dan Rebrov untuk memprioritaskan stabilitas logistik secara jelas menunjukkan keseriusan mereka dalam mencapai turnamen akbar tersebut di tengah situasi domestik yang penuh tantangan.

Penulis : Sandra

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *