Proses panjang kualifikasi Piala Dunia 2026 semakin mendekati garis finis. Hingga Rabu (19/11/2025), sebanyak 42 negara dipastikan mengamankan tiket ke putaran final. Artinya, hanya enam slot tersisa untuk memperebutkan tempat di ajang sepak bola paling bergengsi tersebut.
Laga-laga kualifikasi yang berlangsung hingga 18 November menghadirkan beberapa kejutan besar. Di kawasan Concacaf, Curacao, Haiti, dan Panama memastikan kelolosan mereka.
Khusus Curacao, pencapaian tersebut menjadi sejarah baru karena ini adalah penampilan perdana mereka di Piala Dunia. Sementara itu, Haiti akhirnya kembali ke turnamen tersebut setelah terakhir kali tampil pada edisi 1974.
Dari Eropa, Belgia dan Skotlandia menjadi dua negara terakhir yang mengunci status juara grup kualifikasi UEFA. Skotlandia bahkan melakukannya secara dramatis dalam laga penentuan pada hari terakhir.
Dengan Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat lebih dulu lolos sebagai tuan rumah, kawasan Concacaf kini memiliki setidaknya enam wakil di Piala Dunia 2026.
Siapa Saja yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026?
Update Daftar Negara
Piala Dunia 2026 akan diikuti 48 negara, jumlah terbesar sepanjang sejarah setelah format baru diberlakukan. Hingga putaran kualifikasi bulan November berakhir, berikut daftar lengkap tim yang sudah memastikan tempat:
- Tuan Rumah: Kanada, Meksiko, Amerika Serikat
- Asia (AFC): Australia, Iran, Jepang, Yordania, Qatar, Arab Saudi, Korea Selatan, Uzbekistan
- Afrika (CAF): Aljazair, Cape Verde, Mesir, Ghana, Pantai Gading, Maroko, Senegal, Afrika Selatan, Tunisia
- Amerika Utara dan Tengah (CONCACAF)f: Curacao, Haiti, Panama
- Eropa (UEFA): Austria, Belgia, Kroasia, Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, Norwegia, Portugal, Skotlandia, Spanyol, Swiss
- Oseania (OFC): Selandia Baru
- Amerika Selatan (CONMEBOL): Argentina, Brasil, Kolombia, Ekuador, Paraguay, Uruguay

Momen perayaan tim pemenang di Final Piala Dunia 2026. Turnamen ini menjadi edisi terbesar dengan 48 negara peserta yang lolos melalui proses kualifikasi panjang. Update Daftar Negara Jatah Kuota Piala Dunia 2026 Per Konfederasi
FIFA telah membagi kuota 48 peserta kepada masing-masing konfederasi. Berikut pembagiannya:
Tuan Rumah (3 Tempat)
Kanada, Meksiko, dan AS otomatis lolos sejak ditunjuk sebagai penyelenggara bersama.
Asia – 8 Tempat (+1 Playoff)
Delapan negara sudah lolos, sementara satu wakil lagi akan bertanding di playoff antarbenua. Tim Asia yang dipastikan ke playoff adalah Irak, usai menyingkirkan Uni Emirat Arab.
Afrika – 9 Tempat (+1 Playoff)
Sembilan juara grup langsung lolos. Republik Demokratik Kongo menjadi wakil Afrika di playoff antarbenua.
Concacaf – 3 Tempat (+2 Playoff)
Tiga juara grup melenggang otomatis. Sementara dua negara peringkat kedua terbaik, yakni Jamaika dan Suriname, akan maju ke babak playoff antarbenua.
Eropa – 16 Tempat
UEFA membagi 54 negara dalam 12 grup, dengan juara grup langsung melaju. Runner-up dan empat tim peringkat tinggi UEFA Nations League akan memperebutkan empat tiket terakhir pada Maret 2026.
Oseania – 1 Tempat (+1 Playoff)
Selandia Baru memastikan satu-satunya tiket langsung, sementara Kaledonia Baru akan tampil di playoff antarbenua.
Amerika Selatan – 6 Tempat (+1 Playoff)
Enam tim sudah lolos via klasemen CONMEBOL, dengan Bolivia menjadi wakil yang melaju ke playoff.
Playoff Antarbenua – 2 Tempat
Turnamen mini yang diikuti enam negara akan digelar di Meksiko pada Maret 2026. Enam tim yang sudah memastikan tempat adalah:
- Bolivia
- Republik Demokratik Kongo
- Irak
- Kaledonia Baru
- Jamaika
- Suriname.
Perubahan format menjadi 48 tim untuk Piala Dunia 2026 ini secara signifikan memperluas kesempatan bagi negara-negara dari konfederasi yang sebelumnya memiliki jatah terbatas, seperti AFC dan CAF. Lonjakan kuota dari Asia (dari 4,5 menjadi 8,5) dan Afrika (dari 5 menjadi 9,5) menunjukkan pergeseran kekuatan global dalam sepak bola dan memberikan panggung yang lebih besar bagi talenta dari benua-benua tersebut.
Khususnya di Eropa (UEFA), persaingan untuk 16 tempat yang tersedia sangat sengit. Meskipun 12 juara grup telah mengamankan posisi mereka, perebutan empat tiket tersisa melalui jalur playoff pada Maret 2026 diprediksi akan menjadi babak yang penuh drama. Tim-tim runner-up grup dan empat tim terbaik dari UEFA Nations League yang belum lolos akan berjuang dalam turnamen mini yang formatnya mirip mini-turnamen di playoff antarbenua. Ini memastikan bahwa bahkan tim-tim kuat yang gagal menjadi juara grup masih memiliki peluang kedua.
Dengan hanya enam slot tersisa, perhatian kini tertuju pada turnamen mini Playoff Antarbenua di Meksiko. Enam tim yang berpartisipasi (Bolivia, RD Kongo, Irak, Kaledonia Baru, Jamaika, dan Suriname) akan bertarung memperebutkan dua tiket pamungkas. Turnamen ini akan menjadi penutup yang mendebarkan bagi perjalanan kualifikasi global, menampilkan perpaduan tim-tim dari berbagai konfederasi yang berjuang untuk mencapai mimpi Piala Dunia mereka.
